Bedakan antara Academic Hospital dengan Teaching Hospital Prof. Ashaluddin: “tolong pahami itu!”

images/pimpinan_dosen_staff/rektor1.jpg

Pekanbaru, http://www.unri.ac.id – Publik harus memahami beda antara Academic Hospital dan Teaching Hospital, demikian diungkapkan Rektor Universitas Riau (UR) Prof.Dr.Ashaluddin Jalil,MS. Menurutnya apa yang tengah dibangun UR saat ini adalah Academic Hospital, yakni rumah sakit rujukkan tertinggi dari seluruh rumah sakit yang ada. Karena, research dari berbagai bidang keilmuan terintegrasi. Rumah sakit yang secara berkesinambungan melaksanakan pendidikan, pelayanan, dan penelitian dan digunakan untuk proses pembelajaran tenaga medis dan non medis yang diperlukan di RS.

“Setiap penyelesaian sebuah penyakit, rumah sakit ini telah memiliki rujukkan yakni research-research yang telah pernah dilakukannya. Sehingga perawatan terhadap pasien betul- betul secara profesional dan berdasarkan data yang teranalisis,” ucap Prof.Ashaluddin Jalil,Senin (20/12) di Lantai 4 Rektorat Universitas Riau.

Sebagai contoh, pernah salah satu dosen Fakultas kedokteran UR dr.Dedy yang tengah menghadiri seminar di Abu Dhabi, yang tiba-tiba tumbang pingsan. Melihat hal ini dokter muda forensik tersebut langsung ditangani oleh dokter-dokter yang ada. “Apa yang mereka lakukan terhadap pasien yang tumbang tadi. Mereka mendiagnosis apa penyebabnya, kemudian berembuk sejenak. Dari hasil diskusi itulah keluarlah satu obat, yang memang dipandang tepat. Dan benar,akhirnya dosen UR tersebut tersadar dari pingsannya. Intinya apa, selama ini dunia medis di Indonesia sifatnya selalu dengan mengkedepankan obat. Terkadang puluhan obat menjadi rujukkan. Mereka lupa,melakukan diagnosis yang tepat, karena selama ini tidak melalui research atau penelitian,” ucap Ashaluddin jalil yang baru saja diundang ke VU hospital yang berada di Kota Almer Belanda.

Dengan hal ini, Rektor UR berharap masyarakat tidak cepat mengklaim atau menyimpulkan sebelum paham apa itu konsep Academic Hospital. “Artinya pasien bukan menjadi bahan
percobaan. Tetapi pasien ditangai setelah mendiagnosis apa sebetulnya gelaja penyakit yang dialaminya. Setelah itu maka dirujuklah penelitian-penelitian yang pernah dilakukan. Barulah kemudian keluar kesimpulan obat apa yang akan digunakan,” ucap Rektor UR yang telah dua priode menjabat.

Artinya, Academic Hospital adalah rumah sakit rujukkan tertinggi dari seluruh rumah sakit yang ada. Beda lagi dengan Teaching Hospital, konsep yang satu ini adalah rumah sakit yang menjadi jejaring dari Rumah Sakit Pendidikan (Academic Hospital). Untuk menjadi Teaching Hospital ini harus memenuhi beberapa syarat tertentu yang ditetapkan oleh Departemen kesehatan. Keberadaan Teaching Hospital adalah untuk mendukung keberadaan dan kerjasama dengan universitas. Teaching Hospital bisa jadi milik pemerintah daerah, atau milik pemerintah pusat.



Tags:

About bemfkur

Organisasi yang berada di fakultas kedokteran universitas riau yang mewadahi semua aspirasi dan kreativitas mahasiswa-mahasiswi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: